Ayo Kejar Aku Ngga

by Jingga Filed under: pink merah jambu 

Ayo Kejar Aku !!! iya, akupun telah menetapkan langkah kaki pada hari kalimat itu ditasbihkan, merancang titik dimana akan kutancapkan benderaku di tempat mu. Tunggu Aku !!!. Tetapi lelaki yang dimatanya bulan senantiasa berpendar itu berlari terlampau cepat. Kakinya yang tak pernah ragu itu menapak terlampau sebentar ke tanah. Dia melesat, setangkas anak panah lepas dari busurnya yang tak pernah salah membidik.

Barangkali saja pada malam-malam aku terlelap, setelah meyakinkan diriku sendiri untuk bermimpi, laki-laki itu membuat siasat mencuri helai-helai sayap dari malaikat atau iblis yang luput berkonspirasi, lalu merakitnya menjadi jaringan yang paling rumit sedunia, maka darinya laki-laki itu terbang.

Atau barangkali sayap-sayap itu tumbuh dengan sendirinya di antara kedua bahunya, dibalik kemeja merahnya yang hingga kini masih belum usang, dan kemudian laki-laki itu terbang melesat !!.

Sedangkan aku masih saja terjungkal disini untuk kesekian kalinya.

Setelah mata yang perih oleh waktu, debu, sinar di hadapan yang tak pernah sirna. Apalagi ? telak kutukar petak-petak hatiku dengan kekuatan. Seperti setiap hari adalah fajar yang baru ~ menjelma menjadi senja yang indah.

Kubentangkan peta yang tak pernah terselesaikan. Pada perjalanan yang masih saja belum dimulai. Kumaki diriku !! tapi tidak !!! aku tidak ingin berhenti. Maka aku menangis. Tidak dengan mata, tidak di mulut, hanya menangis. Sebab perjalanan, cinta, mimpi, bintang-bintang, waktu … semua menelanku. Mungkin aku yang terlalu impulsif, terlalu mempercayai bisikan hatiku, sebagaimana aku begitu percaya intuisiku adalah indera ke-enam yang datang dengan segenap ketulusanku.

Aku tak mampu lagi mengejar laki-laki itu, tidak bisa. Lelaki itu berjalan terlampau cepat, sedang aku masih saja belum mengumpulkan barang sehelai saja bulu-bulu yang terjatuh dari sayap hitam putih.

Karena itu kutetapkan saja langkahku disini. Sebaiknya demikian. Aku disini saja.

Aku terus bernyanyi. Barangkali saja satu saat nanti kau perlu pulang, sejenak, sekedar ingin mengingat syair lagu masa lalu yang kini tidak lagi begitu kau hafal. Aku tidak meminta kau menjadi milikku, walau aku relakan diriku kau miliki.

Banyak sudah yang hilang seiring jalan, tapi ku tahu kau … tak mungkin terlupakan.

Ya, aku di sini saja. Masih melangkah. Sesekali berlari. Tapi tak lagi menujumu … walau hatiku masih milikmu.

(Unknown)

Incoming search terms:

·  sayap iblis  ·  sayap malaikat cinta  ·  kejar aku  ·  panah cool  ·  sayap cinta  ·  sayap malaIKAT  ·  

Related Posts:
  1. Surat Untuk Calon Suamiku Dear calon suamiku, apa kabarmu hari ini? sudahkah harimu...
  2. Aku Sedang Tidak Ingin Aku sedang tidak ingin bicara dengan kamu, mungkin sama...
  3. Elegi Angin Senja Aku yakin surat ini tidak akan pernah sampai kepADAmu,...
  4. Perempuan Yang Dicintai Suamiku Kehidupan pernikahan kami awalnya baik2 saja menurutku. Meskipun menjelang...

Comments are closed.

Travel · Weight loss · Girl · Insurance · Car