Merpati Di Mendung Kala
hei–tahukah kau siapa aku ?
aku adalah seekor merpati,
yang kadang berbulu putih, yang pasti bukan yang bermata biru
aku hanyalah satu,
dari merpati-merpati yang ribuan lainnya mungkin pernah kau temui,
aku bukanlah seekor elang bermata tajam,
yang mampu berdiri dengan kokoh dan garang,
yang kedua sayapnya mengepak merajai angkasa,
aku hanya seekor merpati,
yang menyukai bau rumput basah di pagi hari,
bila satu saat kau kemari,
jangan pernah kau mendekapnya terlalu kencang,
jangan pernah kau merantai kedua kakinya,
jangan pernah pula kau memasung sayapnya,
yang ada kau hanya akan melukai dan membuatnya buta,
yang ada kau hanya akan membenamkan kaki2 ringkihnya,
yang ada kau hanya akan mematahkan sayap2 kecilnya,
kau tau mengapa ?
karena dia adalah merpati,
dia akan tau, kemana dia akan kembali,
bila satu saat kau kemari,
berilah rumah dengan mentari kepadanya,
biarkanlah dia menatap saujana,
biarkanlah angin membelainya,
biarkanlah rumput dan daun2
menghiasi rumah dan atapnya,
kau tau mengapa ?
karena dia adalah merpati,
dia akan tau, kemana dia akan kembali.

