Zamrud Khatulistiwa By Chrisye

Aku Bahagia Hidup Sejahtera Di Khatulistiwa
Alam Berseri-Seri Bunga Beraneka
Mahligai Rama-Rama
Bertajuk Cahya Jingga
Surya Di Cakrawala
*
Slalu Berseri Alam Indah Permai Di Khatulistiwa
PersADA Senyum Tawa
Hawa Sejuk Nyaman
Wajah Pagi Rupawan Burung Berkicau Ria
Bermandi Embun Surga
Read more
Incoming search terms:
High Heels Nightmare(s) : Tangisan Pilu Kitty Kecil
‘High Heels itu seksi yoo .. well at least High Heels will make you FEEL sexy gituuh..’ Sering denger kalimat seperti itu ato yang memper-memper seperti itu ? Ok engga bisa dipungkiri bahwa High heels in people around (us) sering kali di-identik-kan dengan sesuatu yang ‘kini’, elegante, A-class, ke-kenes-an dan ke-seksi-an.
High heels itu sudah seperti ‘simbol perADAban individu’ katanya, so in general, seorang perempuan yang engga familiar dengan wearing high heels sering kali pula diklasifikasikan ngawur sebagai perempuan udik yang engga gaul dan engga tau mode … hmm .. sounds sadis ya ?.
Kalo buat saya pribadi sih, saya engga terlalu pusing soal udik-mengudik, lifestyle or what so ever itu. Saya malah justru bayanginnya betapa tersiksanya kaki ini, betapa bakal pegel-nya pinggang saya ketika satu saat saya harus make high-heels, belum lagi kalo harus berdiri lama ato harus jalan jauuh..waduww.. bisa2 depresi berat saya dibuatnya, coz engga bisa lagi lincah ngejer2 bis kota kalo terpaksa, engga bisa lagi jingkrak2 klo dengerin ADA *haha…lebay banget sih *. And Yepp… saya merasa beruntung tempat saya bekerja selama ini tidak mengharuskan saya memakai high heels. Angin segar ini tentu compatible banget sama saya yang menggemari mary-jane shoes ^_^.
Bayangan buruk tentang high heels memang saya rasakan semakin menjadi-jadi sekitar dua-tiga tahun belakangan ini. High Heels yang ternyata benar2 bisa ‘membunuh’.
Incoming search terms:
Aku Sedang Tidak Ingin
Aku sedang tidak ingin bicara dengan kamu, mungkin sama seperti kamu yang saat ini sedang tidak ingin bicara dengan aku. Atau mungkin memang selama ini kamu sebenarnya tidak pernah tertarik untuk berbicara dengan aku ? ah.. tapi tidak lucu rasanya jika saat ini aku harus bertanya kepADAmu dan mewajibkan kamu untuk selalu menemani aku bicara, walau .. jujur .. itu yang aku harapkan dari kamu … b i c a r a .
Beberapa waktu lalu pernah sehari , dua hari, dan seterusnya beberapa hari, secara tak terduga, tiba-tiba kamu menyapa aku, ngobrol ini itu, bercanda dan berseloroh soal ini itu, membahas hal-hal ‘tidak penting’ yang entah kenapa terasa seperti ‘penting’ buat aku, waktu itu terasa sangat menyenangkan bagiku. Kamu mungkin tidak pernah manyangka bahwa waktu-waktu itu bahkan terasa lebih lezat daripADA segelas mouse kopi + sekotak dark coklat.
Akupun kemudian mulai membuka-buka lemari bajuku, aku lihat hanya ADA baju kotak-kotak dan garis-garis disana. Aku mulai berpikir ‘aku kan perempuan, jadi sah-sah aja dong kalo aku mulai memakai baju bunga-bunga? hmm… I’m sure it’ll look chick on me haha..’. Dan tahukah kamu ? dalam waktu sekejap tiba-tiba aku sudah mempunya tujuh baju dengan motif bunga-bunga. Pernah satu saat aku memakai salah satu darinya, baju putih bermotif bunga-bunga pink kecil. Aku pun dengan sengaja menambahkan pita pink melingkar dipinggangnya. Aku berkaca dan bilang pADA diriku sendiri Read more

